Postingan

Artikel Utama

Ampunan bagi orang yang bersholawat

 Pada malam mikraj, sebagaimana termaktub dalam sebuah hadist qudsi, saat Rasulullah SAW sedang melakukan perjalanan di dampingi Malaikat Jibril, tiba-tiba ada sesosok malaikat jatuh di depan beliau. Bulu-bulu malaikat itu telah rontok dan bentuknya amat berbeda dengan kebanyakan malaikat lain. Rasulullah SAW pun terkejut. Beliau bertanya pada Jibril, "Wahai Jibril, siapa malaikat ini?" Jibril menjawab, "Ia adalah malaikat yang termasuk dalam golongan malaikat-malaikat muqarrobin." (Malaikat muqarrabin adalah malaikat-malaikat yang sangat dekat dengan Allah SWT). "Apa yang telah terjadi padanya?" tanya Rasulullah kemudian. Jibril terdiam sejenak. Lalu Jibril pun bertutur: Suatu saat, malaikat yang termasuk dalam golongan malaikat muqarrabin itu diutus oleh Allah untuk menghancurkan suatu kaum yang durhaka Kepada-Nya. Namun ia menolaknya. "Aku tak kuasa melakukannya, Tuhanku. Aku kasihan pada mereka. Di antara mereka ada anak-anak kecil dan kaum wanita...

Kisah Pemabuk Ditinggikan Derajatnya Berkah Shalawat

 Ada satu kisah menarik berkaitan dengan keutamaan membaca shalawat. Kisah ini disampaikan oleh Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani dalam kitabnya Tanqih al-Qaul. Syekh Nawawi mengutip cerita ini dari sebagian kaum sufi. Diceritakan bahwa salah seorang tokoh sufi memiliki tetangga yang pemabuk. Kegemarannya menenggak minuman keras berada dalam taraf di luar kewajaran, melebihi batas, hingga ia tidak bisa membedakan hari, sekarang, besok atau kemarin. Ia hanyut dalam minuman keras. Pemabuk ini berulang kali diberi nasihat oleh sang sufi agar bertobat, namun ia tidak menerimanya, ia masih tetap dengan kebiasaan mabuknya. Yang menakjubkan adalah saat pemabuk tersebut meninggal dunia, dijumpainya oleh sang sufi dalam sebuah mimpi, ia berada dalam derajat yang luar biasa mulia, ia memakai perhiasan berwarna hijau, lambang kebesaran dan kemegahan di surga. Sang sufi terheran-heran, ada apa gerangan? Mengapa tetangganya yang seorang pemabuk mendapat kedudukan semulia itu. Sang sufi bertanya...

Kisah Nyata Kyai Masduqie 4

Semua permintaan saya terpenuhi berkat shalawat

Kisah Nyata Kyai Masduqie 3

Berkat Sholawat Bangun Pondok Sampai 3 Tingkat